Rossa, Butuh Pengakuan, Gelar Konser Tunggal

Akhirnya, Sri Rosa Roslaina Handiyani segera menggelar konser tunggal. Konser yang direncanakan digelar di Jakarta Convention Center (JCC) pada 26 November 2008. Konser ini menjadi bentuk pertanggungjawaban karir penyanyi yang akrab dipanggil Rosa tersebut kepada masyarakat.

Bukan hanya itu, konsernya diibaratkan skripsi yang akan meluluskannya sebagai salah seorang diva pop Indonesia. "Tapi, buat aku, gelar diva itu bukan dari sekolah. Kalau diva itu seperti kiai, harus dari masyarakat. Nggak ada lembaganya untuk mengesahkan itu. Kerjaku adalah mempersembahkan hasil kerjaku selama ini. Selebihnya adalah bonus,'' ungkapnya sebelum latihan di studio Erwin Gutawa kemarin.

Dosen penguji skripsinya adalah komposer Erwin Gutawa dan Jay Subiyakto, duet yang juga menggarap konser Tiga Diva; Titi DJ, Ruth Sahanaya, dan Krisdayanti, ketika menggelar konser tunggal pertamanya dan beberapa konser besar lain.

Sependapat dengan Rossa, menurut Erwin, gelar diva hanya akan diperoleh dari masyarakat. Karena itu, dirinya hanya meminta dan sebisanya membantu Rosa tampil maksimal, memberikan yang terbaik saat konser tunggal nanti.

"Diva bukan tujuannya,'' kata ayah Gita Gutawa itu. Rosa mengatakan, konser tunggal pertamanya akan menjadi hajatan besar dalam hidupnya, dalam karir bermusik yang sudah dirintis sejak 1996. "Awalnya aku belum berani, belum percaya diri penuh untuk menggelar konser tunggal," ucap perempuan kelahiran Sumedang, 9 Oktober 1978, itu.

Sejujurnya, sejak dulu sudah ada angan-angan untuk berdiri sendiri di panggung konser tunggal. Namun, hingga tahun lalu, keberanian itu belum ''meledak''. Sebab, kata dia, sampai saat itu masih merasa lagu hitsnya belum banyak.

"Setelah bertemu Mas Erwin dan Mas Jay, itu seperti jawaban dari harapan aku. Sebab, sejak dulu pun sudah pengin banget, suatu hari nanti kalau konser ada Mas Erwin dan Jay," aku istri Yoyok "Padi" itu.

Konser tunggal Rosa diberi judul Persembahan Cinta. Sebab, kebanyakan lagunya bersuara tentang cinta, bukan hanya oleh diri sendiri, tapi juga dirasakan banyak orang. "Persembahan musisi kepada pendengar-pendengarnya," ujar ibu dari Rizky Langit Ramadhan itu.

Erwin sangat mendukung keinginan Rosa. Sudah menjadi komitmen dengan Jay, sejak 1993, ada tekad untuk mendorong penyanyi, musisi, yang memiliki album dan karya untuk melakukan konser. (jp/ly) [rileks.com]